PALU, TAGAR-NEWS.com – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulawesi Tengah menerima kunjungan Gubernur Anwar Hafid, di Kantor Wilayah BPN. Sabtu, 10 Januari 2026
Kunjungan ini menjadi wujud penguatan sinergi antara Pemprov Sulteng dan Kementerian ATR/BPN dalam mendukung tata kelola pertanahan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Kedatangan Gubernur Anwar Hafidz disambut Kepala Kantor Wilayah BPN Sulteng, Muhammad Naim, bersama seluruh jajaran.
Agenda utama kunjungan tersebut adalah mendengarkan pemaparan dari Kanwil BPN mengenai rencana implementasi One Map One Policy melalui website Geoportal Kementerian ATR/BPN.
Turut hadir dalam pertemuan ini para pejabat Pemprov, para kepala dinas yang memiliki relevansi dengan agenda pembahasan, serta Kepala Kantor Pertanahan Kota Palu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Donggala, dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Parigi Moutong.
Dalam pemaparannya, Kepala Kantor Wilayah BPN, Muhammad Naim, menjelaskan sekaligus memperkenalkan website Geoportal Kementerian ATR/BPN. Ia menyampaikan bahwa saat ini geoportal tersebut masih berstatus internal dan terus dikembangkan menuju tahap penyempurnaan sebelum nantinya dapat diakses secara lebih luas untuk mendukung kebutuhan tata kelola pertanahan maupun kebutuhan sektoral lain di Sulawesi Tengah.
Lebih lanjut, Muhammad Naim menjelaskan bahwa konsep One Map One Policy melalui geoportal ini dirancang sebagai solusi untuk melakukan sinkronisasi data spasial dan data tekstual antara Kementerian ATR/BPN dengan Pemprov.
Data yang terintegrasi meliputi antara lain peta kawasan hutan, peta kawasan transmigrasi, data bidang tanah yang telah memiliki hak berupa sertipikat maupun tanah yang belum memiliki keterkaitan hak kepemilikan, zona nilai tanah, serta berbagai pemetaan lain yang dibutuhkan dalam penentuan arah kebijakan pembangunan daerah.
Integrasi data ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak praktik mafia tanah.
Integrasi data pertanahan tersebut dinilai sebagai langkah fundamental dalam memperkuat tata kelola pertanahan, meningkatkan akurasi data, serta mendukung pengambilan keputusan strategis baik di tingkat daerah maupun nasional.
Pemanfaatan data yang tersinkronisasi juga diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan pertanahan di Sulawesi Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah BPN menegaskan komitmen Kanwil BPN Sulteng untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memenuhi kebutuhan tata kelola pertanahan.
Sinergi ini diharapkan mampu mendukung secara optimal perumusan dan penetapan arah kebijakan pembangunan daerah yang berbasis data akurat dan terintegrasi.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Kanwil BPN atas sambutan yang diberikan, serta kepada para kepala dinas yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Ia mengaku sangat antusias terhadap pemaparan yang disampaikan, khususnya terkait pembangunan geoportal ATR/BPN dan implementasi One Map One Policy.
Gubernur berharap ke depan kebijakan ini dapat mempermudah berbagai urusan yang berkaitan dengan perencanaan, pengelolaan, dan pemanfaatan ruang serta pertanahan di Sulawesi Tengah.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Daerah, BPN, dan unsur terkait sebagai upaya bersama dalam mewujudkan tertib administrasi pertanahan, pembangunan yang berkelanjutan, serta pelayanan pertanahan yang semakin transparan dan akuntabel bagi masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah. (*)
